Bisnis Online dan Tantangannya di Era Industry 4.0

Di era industry 4.0 seperti saat ini hampir semua aktivitas apapun mengarah ke segala sesuatu yang berbasis internet. Dari layanan pemerintah, instansi pendidikan, perbankkan, dan dunia hiburan seperti game ataupun tv streaming juga sudah mulai memanfaatkan fasilitas internet. Bahkan yang sedang ramai saat ini adalah jual beli yang transaksinya dilakukan secara online atau yang lebih dikenal dengan sebutan online shop. Selain lebih mudah dan praktis, jual beli yang berbasis online juga biasanya produk yang dijual harganya relatif lebih murah. Bagi penjual pun seperti itu, mereka diuntungkan dengan tidak mengeluarkan budget atau ongkos untuk sewa ruko, menggaji banyak karyawan dan lain sebagainya.



Namun kesalahannya bagi pelaku bisnis online yang membuat omset mereka biasa-biasa saja adalah disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan hanya dengan satu sisi saja. Yakni mereka hanya belajar tentang tips dan cara menjadi pembisnis online yang sukses, mereka lupa untuk mempelajari resiko dan tantangan bagi pelaku bisnis online.

Berbicara soal tantangan menjalankan bisnis online tentu sangat banyak, namun yang akan kita bahas kali ini adalah beberapa point pentingnya saja. Secara garis besar tantangan bisnis online ada tiga macam. Berikut adalah tantangan bagi pelaku bisnis online.


1. Tidak semua yang melihat produk anda akan menjadi pembeli.

Seperti realita jual beli pada umumnya jual beli online pun seperti itu, produk anda mungkin sudah dilihat oleh ratusan bahkan ribuan oleh orang lain namun masih minim pembeli. Langkah pertama adalah coba perbaiki kualitas foto produk anda, jangan-jangan secara gambar kualitas produk anda memang kurang diminati. Lihatlah gambar produk orang lain yang masih serupa dengan produk anda. Selain soal gambar, yang tak kalah pentingnya adalah tentang teknik penulisan iklan atau yang lebih dikenal dengan istilah copywriting. Sebagai penjual anda harus menguasai bahasa periklanan yang bagus, juga menuliskan spesifikasi dari produk yang akan anda jual dengan lengkap.


2. Produk anda tidak diketahui banyak orang

Dari sekian banyak tantangan bagi pelaku bisnis online bisa jadi ini adalah salah satu faktor utama. Bagaimana mungkin produk dagangan anda akan laku terjual jika tidak ada atau sangat minim orang yang tau tentang keberadaan toko online anda. Ada beberapa cara agar toko atau produk jualan online anda diketahui banyak orang, pertama adalah dengan menshare di berbagai social media, memasang iklan berbayar di facebook ads atau google ads misalnya. Selanjutnya ialah mungkin dengan cara melakukan Search Engine Optimization (SEO).


3. Tidak tertarget

 Hal ini masih terkait dengan poin nomor dua. Kurangnya pembeli dari produk anda bisa jadi disebabkan oleh strategi pemasaran yang kurang tepat. Misalnya, produk yang akan anda promosikan di facebook adalah seputar tentang perlengkapan kecantikan atau make up, sedangkan jumlah pertemanan atau jumlah like di fanspage anda adalah mayoritas laki-laki maka sudah bisa dipastikan ini adalah salah penargetan. Sebab sudah barang tentu peminat dari produk-produk kecantikan adalah seorang perempuan, begitupun dari segi usianya harus diperhatikan.
Itulah tiga tantangan bagi pelaku bisnis online sekaligus solusi bagaimana cara meningkatkan pengunjung dan pembeli produk online. Anda bisa mulai mempraktekan secara perlahan, sebagai masukan cobalah selalu update terkait dengan bisnis online terbaru tahun 2018. Semoga bisnis online yang saat ini sedang anda jalani menuai kesuksesan. Jadilah pebisnis online yang bisa dipercaya. 

0 Response to "Bisnis Online dan Tantangannya di Era Industry 4.0"

Posting Komentar

Gunakan Kolom Komentar dengan bijak ,dilarang meninggalkan link hidup